Perkecambahan Dan Pertumbuhan Benih Muda Kedelai (Glycine
max (L.) Merill) Pada Berbagai Kombinasi Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh
Mubayyinul Haq1, Teguh Wijayanto2, Norma Arif2
1. Mahasiswa Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo.
2. Dosen Jurusan
Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo.
ABSTRAK
MUBAYYINUL HAQ (D1B1 09 037). Perkecambahan dan pertumbuhan benih muda kedelai (Glycine
max (L.) Merill) pada berbagai kombinasi konsentrasi zat pengatur tumbuh
(dibimbing oleh TEGUH WIJAYANTO sebagai
pembimbing I dan NORMA ARIF sebagai
pembimbing II).
Program
pemuliaan tanaman dalam menghasilkan benih kedelai unggul terkendala pada
lamanya fase generatif tanaman kedelai. Salah satu solusinya yakni dengan
memperpendek siklus pemuliaan kedelai dengan cara menumbuhkan benih kedelai
yang masih muda.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi unit In Vitro pada bulan Oktober 2013 hingga
Januari 2014. Tujuan penelitian yakni, untuk mendapatkan kombinasi konsentrasi
ZPT terbaik. Percobaan ini menggunakan
rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan kombinasi konsentrasi ZPT (H)
terdiri dari 12 taraf yaitu Tanpa ZPT (H0), GA3 1 ppm (H1), BA 0,5 ppm (H2), BA
0,5 ppm + GA3 1 ppm (H3), IBA 0,5 ppm (H4), IBA 0,5 ppm + GA3 1 ppm (H5), IBA
0,5 ppm + BA 0,5 ppm (H6), IBA 0,5 ppm + BA 0,5 ppm + GA3 1 ppm (H7), IBA 1 ppm
(H8), IBA 1 ppm + GA3 1 ppm (H9), IBA 1 ppm + BA 0,5 ppm (H10), IBA 1 ppm + BA
0,5 ppm + GA3 1 ppm (H11). Setiap percobaan diulang sebanyak 3 kali. Data hasil
pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji
DMRT α = 0,05.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi konsentrasi ZPT berpengaruh
tidak nyata terhadap variabel daya berkecambah, kecepatan tumbuh, indeks vigor,
dan jumlah daun namun berpengaruh sangat nyata terhadap panjang hipokotil dan
tinggi bibit. Perlakuan terbaik untuk variabel daya berkecambah, kecepatan
tumbuh, indeks vigor, tinggi bibit dan jumlah daun bibit yakni H5. Perlakuan
terbaik untuk variabel panjang hipokotil yakni H6.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar